Minggu, 28 November 2010

Serangga Pembantai Asal Jepang Bernama "Suzumebachi"



Tidak terbayangkan, apabila dikeroyok oleh lebah yang berukuran sebesar ibu jari orang dewasa. Sudah barang tentu akan menjadi mimpi buruk bagi siapa saja yang mengalaminya. Lebah tersebut memang benar adanya, dan banyak yang sudah tewas setelah disengat oleh lebah ini.

Lebah yang dikenal dengan sebutan Suzumebachi, berasal dari Jepang. Lebah ini adalah salah satu dari serangga predator paling ditakuti. Memiliki panjang 5 cm (2 in) dan dengan lebar sayap sekitar 7,6 cm (3 in), tidak banyak serangga yang mempunyai ukuran seperti ini.


Meskipun ditemukan di seluruh Asia, lebah Jepang, alias lebah raksasa Asia (Vespa mandarinia), populasi terbanyaknya di daerah pegunungan di Jepang. Sengat lebah Jepang ini berukuran sekitar 6 mm (0.25 in) panjang dan mampu menyuntikkan racun yang sangat kuat yang bahkan dapat merusak jaringan atau menghancurkan daging manusia.

Seorang ilmuwan Jepang yang mendapatkan sensasi sengatan, menggambarkan sebagai perasaan "seperti paku panas yang ditusukkan ke kakinya."


Jika disengat oleh lebah raksasa, harus segera dilakukan pengobatan, karena orang bisa mati jika terkena sengatan mereka. Meskipun kurang beracun dibanding racun lebah madu, namun lebah raksasa Jepang memiliki jumlah racun per sengatan sangat besar, mungkin yang terbesar diantara lebah-lebah lainnya.

Sekitar 40 orang meninggal di Jepang setiap tahun setelah tersengat, terutama sebagai akibat dari reaksi alergi terhadap racun.

Meskipun hanya dapat terbang pada kecepatan hingga 40 km / h (25 mph) dan jarak perjalanan 97 km (60 mil) dalam satu hari. Bahkan predator yang mengesankan seperti belalang sembah tidak berdaya melawan raksasa Jepang ini.

Lebah raksasa Asia mengunyah mangsanya menjadi sangat lunak yang kemudian dapat memberi makan larvanya. Kemudian larva mereka pada gilirannya menghasilkan cairan bening yang memberi makan lebah dewasa. Seperti rantai makanan.


Dalam berburu sebuah sarang lebah madu, lebah raksasa Asia mempunyai strategi sederhana: Cari jejak dan menyerang dengan bala bantuan. Satu lebah dapat membunuh sekitar 40 lebah madu Eropa per menit - yang berarti sekitar 30.000 lebah harus dilawan dengan 30 lebah raksasa dan memerlukan waktu sekitar tiga jam.

Sekali sarang dikosongkan, maka mereka mulai pesta lebah madu dan membawa pasta makanan ke sarangnya untuk memberi makan larvanya, yang kemudian menghasilkan cairan untuk makanan mereka sendiri.

Read more: http://siradel.blogspot.com/2010/11/serangga-pembantai-asal-jepang-bernama.html

Related Posts:

  • 9 Mahkluk Kecil Namun Mematikan9. KutuKutu memakan darah dan menempelkan diri mereka kepada hewan lain (termasuk manusia). Mereka dapat menjadi sulit untuk dihapus dan penghapusan harus dilakukan dengan hati-hati karena mereka dapat meninggalkan bagian kep… Read More
  • Peneliti Temukan Cara Ampuh Kalahkan BuayaBuaya ternyata dapat dikalahkan dengan ampuh, hanya menggunakan magnet yang ditempelkan pada kepalanya dengan pita elektrik. Hasilnya, sistem navigasi mereka terganggu dan mereka tidak mengetahui asal habitat mereka. Hal ini … Read More
  • 4 Trik Terhindar Dari Tumit Pecah-PecahTumit yang kasar, kering dan pecah-pecah seringkali timbul karena penumpukan sel-sel kulit mati yang membuat telapak kaki Anda terlihat kusam dan kotor. Mungkin saat ini belum terlalu terasa saat dipegang tapi sudah cukup jel… Read More
  • Trik Transparan DesktopAnda hanya mengambil gambar dari apa yang di belakang layar Anda dan membuatnya latar desktop Anda. Dan ya, saya sudah mencobanya, dan ya, itu lebih sulit daripada yang terlihat untuk mendapatkannya tepat, terutama jika … Read More
  • Cumi-cumi Jenis Baru Ditemukan di Samudra HindiaPara ilmuwan menemukan spesies baru cumi-cumi di Samudra Hindia. Penemuan itu dilaporkan International Union for the Conservation Nature Senin kemarin (15/11/10). Species cumi itu sendiri termasuk dalam famili chiroteuthid.Sp… Read More

0 komentar:

Posting Komentar