Minggu, 23 Oktober 2011

Wanita dengan Payudara Alami Terbesar di Dunia, Ukurannya 102 ZZZ D


Bagi Annie Hawkins-Turner, memiliki payudara besar telah menyebabkan penderitaan yang tak terkatakan. Wanita 52 tahun dari Atlanta, Georgia, yang memiliki payudara alami terbesar di dunia menurut Guinness Book of World Records itu mengatakan dalam sebuah wawancara bagaimana dia telah diintimidasi sejak kecil.

Berbicara di sebuah acara pagi di Inggris, This Morning, sebagaimana dilaporkan Daily Mail hari ini, dia mengakui bahwa dia diejek setiap hari oleh orang asing. Dia mengatakan kepada pembawa acara Phillip Schofield dan Jenni Falconer, “Ketika saya keluar dari rumah saya, saya harus berpikir hari ini akan menjadi seperti apa dan siapa yang akan menyerang saya.”

“Setiap hari seseorang menggoda saya. Mereka mengolok-olok saya dan tanpa alasan. Saya juga manusia seperti orang lain,” ujarnya.

Hawkins-Turner, yang saat ini menjadi model glamor dengan nama samaran Norma Stitz, mengatakan bahwa pelecehan atas ukuran dadanya dimulai ketika dia mengenakan bra pertamanya pada usia sepuluh tahun.

“Saya tidak tahu ukuran saya, yang pasti besar,” kenangnya. “Satu-satunya hal yang saya ingat tentang bra itu adalah ia terbuat dari katun dan mereka terjebak keluar seperti bola dan saat itulah saya tahu bahwa saya berbeda.”

“Anak-anak adalah yang terburuk di dunia ketika mengganggu orang-orang. Saya mendapatkan banyak pelecehan,” ujarnya.

Ibu dua anak itu mengatakan ukuran dadanya membuatnya harus berjuang untuk melakukan tugas sehari-hari, seperti mengemudi mobil.

Dia mengaku hancur mengetahui bahwa ia bahkan tidak bisa menyusui ketika anak-anaknya lahir karena ukuran dadanya membuatnya tidak nyaman untuk menempatkan bayi di dadanya.

Dada Hawkins-Turner seberat delapan stone (50 kilogram) dan ia memerlukan bra konvensional dengan ukuran 102 ZZZ.

Tapi, katanya, dia tidak akan pernah melakukan operasi mengecilkan payudara. “Setiap kali saya mendapatkan dokter baru dan mereka menawarkan saya operasi, tetapi saya tidak perlu operasi.”

“Saya memiliki punggung yang kuat dan tidak pernah memiliki sakit punggung. Saya memiliki terapi bagaimana membuat tegak sehingga saya tidak akan melukai diri saya sendiri,” katanya.