Selasa, 15 November 2011

5 Gaya Berpakaian Yang Tidak Sopan Untuk Ke Kantor



Meskipun ruang kerja Anda masuk dalam dunia kreatif yang tak mematok busana tertentu untuk dikenakan ke kantor, bukan berarti Anda bebas memakai baju sesuai keinginan anda dan menabrak batas-batas profesional dalam berbusana.Setidaknya ada etika berbusana yang mengharamkan beberapa item busana untuk dikenakan saat memasuki dunia kerja. Apa sajakah itu?


Bergaya nyentrik atau "fashionable" sesuai dengan karakter diri tentu sah-sah saja selama dilakukan dengan cara yang sopan. Sayangnya, banyak dari orang-orang yang kerap kebablasan dalam menerjemahkan gaya berbusananya saat ke kantor. Anda ingin tampil nyentrik yang terjadi justru cenderung tidak sopan.


Inilah 6 fashion item terlarang untuk karyawan :


1. Atasan mini/rok mini 
Anda telah bekerja keras untuk membuat tubuh Anda bagus dan sekaranglah saatnya memamerkan keindahan tersebut. Namun tentu tidak dalam lingkungan profesional. Karenanya, hindari busana-busana yang cenderung memamerkan lekuk tubuh secara berlebihan seperti hot pants, celana robek-robek, atasan berdada rendah dan busana-busana mini lain yang lebih cocok dikenakan untuk momen selain aktivitas ke kantor.


2. Legging 
Meskipun ada sesi santai saat makan siang bersama bos, tak berarti Anda mengenakan sepatu kets, legging atau busana apapun yang terbuat dari spandex. Pakaian tersebut hanya cocok dikenakan untuk aktivitas ke gym.


3. T-shirt atau dasi yang terlalu ramai motif 
Semua orang mungkin mencintai tren terbaru yang membuat tampilan semakin menarik. Tapi, tentunya Anda dapat memilih tren yang sesuai dan masih sopan saat dikenakan ke kantor. Sebaiknya Anda pun perlu menghindari pola dasi atau t-shirt yang bermotif ekstrem atau mencolok serta berkesan serius.


4. Topi, dan alas kaki 
Item tersebut sebaiknya hanya dipakai saat di luar kantor karena akan menyiratkan kesan ketidakprofesionalan di tempat kerja serta ketidakseriusan Anda dalam bekerja.


5. Tindik dan tatto 
Hindari tato dan tindikan di bagian wajah saat Anda berada di lingkungan kerja. Wajah menjadi fokus utama dari lawan bicara dan juga rekan profesional. Jadi, buang jauh-jauh tindikan atau tato di sekitar wajah untuk memberikan kesan yang baik saat berada di lingkungan profesional.sumber